Jasa Arsitektur dan Design Interior Di Jakarta dan Tangerang Ini Laris Manis

viarsitek.com

viarsitek.com – Mengambil spesialisasi bangunan hijau atau green building, Ari  Danusastro membangun perusahaannya  sejak tahun 2014 silam. Berbeda dari bisnis jasa arsitektur pada umumnya, Ari  memberikan solusi kebutuhan kota besar akan bangunan hijau dengan menjadi konsultan lingkungan dan green building pertama di tanah air.

Saat ini tren green building cukup marak di Indonesia. Banyak perusahaan properti ataupun perkantoran yang menginginkan bangunan berkonsep hijau. Pasalnya, selain ramah lingkungan, green building pun memiliki banyak keunggulan di dalam penghematan energi.

Tren tersebut dilihat sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Maka ia pun mulai membangun bisnis jasa arsitektur yang kemudian mendapat respons positif dari banyak orang. Meski baru berdiri tiga tahun lalu, perusahaan Ari  sudah menggarap sekitar 32 proyek dan mendapati adanya peningkatan jumlah klien setiap bulannya.

viarsitek.com

Beberapa proyek bangunan yang pernah digarap Ari  dan perusahaannya yakni Gedung Dusaspun Bogor, Sequis Tower, Apartemen Grand Sungkono Lagoon, Bugis Wood House dan masih banyak lagi yang tersebar di banyak kota seperti Jakarta, Cilacap, Lombok hingga Mataram.

Ia juga mendapat proyek dari perusahaan-perusahaan raksasa seperti PT PP Properti Tbk. dan Gunung Sewu Grup. “Kami fokus memberikan solusi untuk pembangunan green building di Indonesia,”

Awal Ide Konsultan Jasa Arsitek Green Building

Sebelum terjun di bisnis jasa arsitektur, Ari  bekerja sebagai penilai di sebuah lembaga yang memberikan penilaian terhadap bangunan hijau, yakni Green Building Council Indonesia. Banyak ilmu yang didapatkannya selama empat tahun bekerja di sana, terutama ilmu tentang konsep green building dan bagaimana merancang bangunan dengan konsep tersebut.

Bisnis Ari  pun bermula ketika ia mendapat tawaran untuk merancang desain bangunan dengan konsep green building. Namun pemberi proyek memberikan syarat kepada pria kelahiran 1983 tersebut untuk memiliki perusahaan sendiri. Sejak itulah Ari  pun mendirikan Viarsitek

viarsitek.com

“Saya beranikan diri menerima tawaran tersebut. Namun, pemberi proyek mewajibkan saya memiliki PT sendiri, karena tidak ingin menumpang nama atau bendera. Akhirnya saya bentuk perusahaan ini, yang merupakan almamater Teknik Arsitektur UI dan Pasca Sarjana Ilmu Lingkungan UI tersebut.

Ari menuturkan, perusahaannya memiliki keunggulan harga yang terjangkau karena tak adanya afiliasi dengan konsultan asing. Perusahaannya murni lokal sehingga memberikan tarif jasa konsultasi di bawah pasaran, yakni sekitar Rp 100 juta hingga Rp 150 juta.

“Kami tidak mahal karena murni lokal. Sebagian besar konsultan green building di Indonesia merupakan afiliasi dari perusahaan asing, akibatnya harga yang ditetapkan berdasarkan rate harga konsultan asing, sedangkan kami tidak,” tuturnya.

Meski murni lokal, Ari  memastikan pekerja di perusahaannya sangat profesional. Ia memiliki tim arsitek yang ahli dalam pembangunan berkonsep hijau.

“Dua di antara empat (anggota) tim kami adalah peraih master dalam bisnis ini. Ilmunya tidak hanya sebatas di dalam negeri. Kami juga mencari ilmu hingga ke luar negeri. Green building ini sesuatu yang mendunia, seluruh dunia juga bergerak dan kami juga harus selalu update dengan segala pembaruannya,” kata Ari .

Keunggulan Design Arsitek Bangunan Hemat Energi

Menurut Ari , pembangunan green building sebetulnya tak berbeda jauh dari bangunan konvensional dalam hal budget pembangunannya. Namun dampak efisiensi yang dihasilkan green building sangatlah besar. Green building mampu melakukan upaya hemat energi  yang signifikan.

“Mereka sudah merasakan manfaatnya. Konsumsi listrik bisa dihemat. Penghematan biasa lebih dari 30% antara Gedung A dengan pola konvensional dan Gedung B yang dengan pola green building,” tuturnya.

Lebih rinci, kata Ari , penghematan energi green building untuk AC dapat dilakukan hingga 20 persen dengan tata ventilasi. Pun dengan daya listrik dapat dihemat dengan tata pencahayaan dan penggunaan solar panel. Bahkan green building dapat diterapkan untuk bangunan lama.

viarsitek.com

“Lakukan upgrade, sesuai dengan kebutuhan dan budget pemilik gedung. Dengan konsep green building, bangunan lama biasanya bisa menghemat 15-25 persen konsumsi listrik dan air,” kata Ari .

Ke depan Ari  ingin konsep green building dapat makin familiar dan diusung oleh para arsitek tanah air. Ia pun yakin bisnis jasa arsitektur dengan konsep green building akan terus cerah di tahun-tahun mendatang.

Lihat Juga

  1. BUILDING DESIGN
  2. Order Form

“Perusahaan kami yang memulai bisnis ini di Indonesia. Kami ingin lebih memperkenalkan secara lebih luas tentang konsep green building, khususnya kepada mahasiswa,” pungkasnya.