Jenis-jenis Jasa Arsitek Rumah di Bekasi

Home Theater_1

viarsitek.com – Sebelum berhubungan dengan jasa arsitek ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu bidang arsitektur. Bidang arsitek merupakan bidang yang berkutat pada seni mendesain dan pelaksanaan kontruksi struktur bangunan dalam skala tertentu.

Struktur dan skalanya tentu bervariasi. Ada yang diperuntukkan bagi kompleks perumahan, gedung perkantoran, hotel, resort, industri, sekolah, perguruan tinggi, pabrik, apartemen, gedung warisan budaya, rumah sakit, rumah-rumah mewah, rumah-rumah petak, kondominium, losmen, mall, dan lain sebagainya.

Berdasarkan pada struktur dan skalanya, maka jenis-jenis arsitek pun juga bervariasi tergantung dari segmen pasar yang ditujunya. Dengan demikian, ada banyak sekali jenis-jenis arsitek di luar sana, masing-masing akan melayani klien yang sesuai dengan segmennya.

Oleh karenanya, jasa arsitek tidak akan dengan mudah bersedia bekerjasama dengan proyek yang bukan orientasinya. Sebab jasa arsitek yang sudah menarget pasarnya sendiri, lebih banyak menyesuaikan keahliannya untuk pasar tersebut.

Di samping itu, setiap segmen sudah memiliki ahlinya masing-masing, yang menyebabkan tidak semua orang akan masuk begitu saja ke segmen yang bukan perhatiannya sejak awal.

Oleh karenanya, saat membutuhkan jasa arsitek untuk membangun rumah, ketahui terlebih dahulu kebutuhan arsitektur yang Anda inginkan agar bisa menemukan jasa arsitek yang tepat.

Jenis Jasa Arsitek Di Bekasi Untuk Anda Ketahui.

  1. Arsitek bidang desain industri

Arsitek bidang desain industri berkonsentrasi pada tipe bangunan untuk kepentingan industri seperti instalasi pembangkit listrik, pabrik, bendungan, jembatan, bank, gudang, bandara, pom bensin, laboratorium, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Arsitek yang bergerak di bidang desain industri memiliki pengalaman dan pengetahuan akan struktur yang sangat baik. Mereka ahli dalam membuat desain di dalam struktur bangunanya, karena detail sangat penting dalam bangunan yang dibutuhkan untuk kepentingan industry tertentu.

Setiap detailnya biasanya akan memiliki fungsi tersendiri, misalnya struktur ventilasi dibutuhkan untuk hal-hal yang berbeda di masing-masing jenis bangunan. Struktur ventilasi untuk bangunan kantor tentu dimaksudkan agar karyawan yang bekerja di dalamnya merasa nyaman.

Home Theater_1

Dikarenakan ventilasi berfungsi untuk membantu pergantian udara, bangunan kantor tentu membutuhkan ventilasi yang baik agar karyawan tidak merasa pengap. Hal ini mungkin aga sedikit berbeda dengan bangunan pembangkit listrik, dan lainnya.

Arsitek yang bekerja di bidang desain industri sudah mengetahui bentuk ventilasi seperti apa yang akan cocok untuk kepentingan-kepentingan industri tertentu.

Singkatnya, arsitek tipe industri akan mengembangkan rencana desain mengacu kepada kepentingan industry itu sendiri. Ia akan melihat struktur dan selalu menjaga ukuran besaran ruang agar bangunan berdiri dengan seimbang.

Agar sukses, seorang arsitek bidang desain industri akan selalu berkomunikasi dengan kontraktor sebagai pihak yang akan mengerjakan kontruksinya. Kontraktor juga harus ikut mempelajari dan memberikan persetujuan sehubungan dengan teknis pengerjaannya nanti.

Sebelum pengerjaan berlangsung, desain akan dibicarakan secara mendetail secara teliti. Sebelum kontrak kerja ditandatangani, seorang arsitek dan kontraktor akan bersama-sama menimbang proposal desain, bila ada yang perlu direvisi secara spesifik mereka akan bekerjasama menentukan jalan keluarnya.

Cara ini merupakan langkah baik untuk dilakukan agar hasil akhir dari desain yang dibuat dapat dikerjakan oleh kontraktor, sebab mereka sendiri sudah ikut membahasnya, berarti mereka sudah siap dengan resikonya.

  1. Arsitek bidang desain hunian

Arsitek yang bekerja di bidang desain hunian tentu saja mengkhususkan dirinya untuk menggarap permintaan pembangunan rumah hunian. Arsitek tipe ini lebih banyak menguasai desain hunian yang nyaman bagi orang-orang.

Ada beberapa tipe hunian yang bisa jadi bidang perhatian arsitek bidang desain hunian, antara lain rumah mewah, apartemen, condominium, flat, bungalow, vila, dan lain sebagainya.

Bidang desain hunian memiliki kerumitan tersendiri, tergantung hunian seperti apa yang harus dibangun. Tingkat kerumitan struktur bangunannya dari level biasa sampai tingkat tinggi, semuanya tergantung dari estetika dan keunikan yang diinginkan oleh klien.

Desain perencanaan arsitekturnya selalu dipresentasikan kepada pemilik rumah, dan perlu mendapat persetujuan klien.

Di bidang ini, arsitek bisa mengikuti keinginan klien. Dari segi arsitektur, arsitek bisa bereksperimen dengan berbagai bentuk agar bisa menciptakan karya seindah yang dibayangkan klien.

Oleh karenanya, tahap pertama yang dilakukan oleh seorang arsitek bidang desain hunian dalam memulai kerjanya ialah mengobservasi keinginan klien terkait rumah hunian yang diinginkannya.

Dari imajinasi klien, arsitek akan mulai memberikan gambaran awal, sebelum itu, ia akan melakukan observasi ke lapangan terkait dengan ukuran lahan, lalu mengonsultasikannya dengan kebutuhan klien.

Selanjutnya, pembahasan lainnya pun dikerjakan, bila klien sudah sepakat dengan desain yang dibuatnya, ia kemudian mencarikan kontraktor yang bisa mengerjakannya di lapangan.

  1. Arsitek bidang desain bangunan komersial

Arsitek yang bekerja di bidang ini sangat memahami desian komersial. Ia akan melakukan banyak observasi mendetail mengenai bangunan-bangunan komersial yang dibutuhkan oleh pasar.

Arsitek bidang desain bangunan komersial mengetahui kebutuhan bangunan mall, hotel, resort, rumah sakit, dan lain-lain. Pada intinya, arsitek bidang desain bangunan komersial sangat memperhatikan bangunan yang cocok untuk publik baik secara artistik maupun kebutuhan komersilnya.

Arsitek bidang desain bangunan komersil juga memahami kebutuhan bangunan untuk gedung perkantoran, ruang publik, dan gedung pemerintahan.

Arsitek bidang desain adalah seseorang yang ahli dalam melihat desain komersial secara mendetail, struktur kerjanya berada dalam skala proyek besar.

Tahap kerjanya, dari awal tahap perencanaan, arsitek bidang desain bangunan komersial menuntut konsep yang sudah matang ketika dipresentasikan dihadapan klien.

Masalah dan kendala yang timbul akan dicarikan solusinya selama masih dalam tahap perencanaan. Berbagai faktor harus sudah selesai dipertimbangkan ketika proyek diserahkan kepada pihak kontraktor untuk dikerjakan proses pembangunannya.

Para arsitek yang bekerja di bidang desain komersial tidak hanya bekerja dari kantor, arsitek juga akan turun ke lapangan melakukan pertemuan dengan klien-klien. Terutama untuk mengambil keputusan-keputusan penting sampai pembangunan selesai dilaksanakan.

Klien arsitek bidang desain komersial sangat luas, karena lingkup kerja proyek komersial sangat banyak.

  1. Arsitek bidang desain landsekap/pertamanan

Arsitek yang bekerja dalam bidang desain landsekap atau pertamanan bisa jadi berasal dari bidang komersial karena bisa jadi ia juga mempelajari teknik pertamanan untuk komersial.

Namun memang tidak semua arsitek bidang komersial menggarap pertamanan begitupun sebaliknya. Menjadi seorang arsitek bidang desain pertamanan berarti memiliki keahlian secara khusus yang belum tentu diimiliki oleh arsitek bidang lain.

Arsitek bidang desain landsekap/pertamanan hanya mempelajari bagaimana mengatur dan menciptakan kawasan tertentu menjadi lebih estetis dan nyaman untuk masyarakat.

Arsitek lansekap ini juga mengatur pertemuan rapat dengan kontraktor lansekap pertamanan, menentukan jenis struktur dan membahas aspek lainnya seperti kelayakannya bagi lingkungan dan apakah rancangan itu bisa menimbulkan dampak lingkungan atau tidak.

Cara kerja arsitek bidang desain pertamanan lebih banyak berkoordinasi dengan pihak tata perencanaan kota dan pengembang perkotaan.

Arsitek pertamanan kerap disewa secara pribadi maupun oleh pemerintah. Dalam sekali sewa, mereka bisa membanderol harga yang tinggi.

Arsitek bidang pertamanan secara khusus mempelajari ilmu manajemen taman, menghias taman, menghidupkan dan memfungsikan ruang lahan agar terlihat cantik, nyaman, dan fungsional sebagaimana mestinya.

  1. Arsitek bidang desain bangunan hijau

Arsitek bidang desain bangunan hijau secara khusus belajar mengenai ilmu mendirikan bangunan hijau atau green house. Arsitek bidang ini paling memahami desain green house yang paling cocok untuk penghuninya.

Arsitek khusus bidang desain bangunan hijau biasanya dekat dengan isu-isu pemanasan global dan polusi. Secara umum, mereka juga disebut sebagai arsitek lingkungan.

Di kenal luas sebagai arsitek yang secara khusus menguasai teknik membangun rumah dengan pendekatan bangunan ramah lingkungan. Mereka kebanyakan akan menyarankan Anda menggunakan material yang ramah lingkungan.

Baca Juga Trik yang Harus Disimak Ketika Memilih Jasa Arsitek Rumah Jakarta

Arsitek bidang desain bangunan hijau bisa disewa untuk membangun ruang bawah tanah, panel surya, turbin kincir angina, taman bermain, dan lain-lain. Detail pembangunannya mempertimbangkan keselarasan dengan alam.

  1. Arginuring arsitek

Arsitek tipe ini termasuk arsteik multitalenta. Dimulai dari bergerak di segmen pasar bidang desain hunian, dimulai dari desain modern dan minimalis, kemudian secara bertahap bergerak ke bidang desain ramah lingkungan. Arginuring arsitek mungkin tidak akna menggarap bidang desain industri maupun komersil, namun mereka sangat kompeten untuk mengembangkan bangunan hunian, pertamanan, dan green house atau bangunan ramah lingkungan.

Itulah jenis-jenis arsitek yang ada di sekitar kita. Kalau Anda ingin menjalin kerjasama dengan jasa arsitek rumah di Bekasi tentu bukan sesuatu hal ya sulit, karena di Bekasi, jasa arsitek pasti tersedia cukup banyak.